Kanal

Diduga Seret Isu Perselingkuhan hingga Kekerasan Mental, Oknum Pejabat di Pekanbaru Viral

PEKANBARU - Unggahan di media sosial yang menyinggung seorang diduga aparatur sipil negara (ASN) di Pekanbaru berinisial HNM, yang disebut menjabat di Sekretariat DPRD, menjadi viral dan memicu perhatian publik.

Dalam unggahan tersebut, HNM dituduh terlibat dalam hubungan yang disebut sebagai toxic relationship, dugaan perselingkuhan, kekerasan mental terhadap istri, hingga membawa anak secara diam-diam saat masih berada di sekolah.

Unggahan itu juga menuding keluarga pihak laki-laki terus menyudutkan korban dan dianggap menormalisasi persoalan yang terjadi.

Narasi yang beredar bahkan menyebut pihak laki-laki diduga memiliki kecenderungan Narcissistic Personality Disorder (NPD). Namun, hingga kini belum ada pernyataan maupun hasil pemeriksaan profesional yang dapat memastikan klaim tersebut.

Selain itu, unggahan tersebut juga menyebut HNM kerap mengaku memiliki kedekatan dengan sejumlah orang penting karena statusnya sebagai pejabat. Bahkan, sejumlah pejabat lain dituding memilih diam sehingga dianggap membiarkan persoalan tersebut terus berlarut.

Video dan narasi yang beredar itu memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang meminta agar dugaan tersebut diusut secara transparan, sementara sebagian lainnya mengingatkan agar publik tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada klarifikasi maupun proses hukum yang membuktikan kebenaran tudingan tersebut.

Akun lelpiyah berkomentar "Usia memang kalah dengan yang muda. Tapi cukup kakak keluar tinggalkan suami seperti itu, dan cari kebahagiaan biar dia nantinya merasakan azab."

"Orang yang NPD emang susah disadarin. Selalu merasa dirinya korban (playing victim) dari kesalahan yang dia buat sendiri," sambung akun zidie567

"Pecat geh yg bgini mah gk guna untuk negara," timpal akun sonymeidiansyah.

Akun lordcipher9 katakan "Fisik doang yang dewasa, tapi jiwanya kayak anak kecil tantrum kalau nggak diturutin kemauannya."

Kolom komentar akun Instagram sarangtawa terus dibanjiri dan saling sahut komentar. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari HNM maupun pihak DPRD Pekanbaru terkait berbagai tuduhan yang beredar di media sosial tersebut.

Awak media ini berupaya mencari konfirmasi perihal tersebut. HNM dihubungi melalui sambungan telepon nomor tidak aktif.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER