Bengkalis - Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, membuka Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu Tingkat Kabupaten Bengkalis di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, baru-baru ini.
Dalam sambutan, Bagus mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan. Ia menilai dedikasi para kader PKK menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, memberdayakan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah.
"Jadikan HKG PKK sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian, dan komitmen dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, mandiri, dan sejahtera sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Bagus mengatakan tema HKG PKK 2026, "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, dan Wujudkan Indonesia Emas 2045", sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh kualitas keluarga.
Ia menegaskan, TP-PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Program tersebut dinilai mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari penguatan nilai Pancasila, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pelestarian lingkungan hingga perencanaan keluarga.
Wakil Bupati juga mengapresiasi seluruh kader PKK dan Posyandu atas kontribusinya dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, pengembangan usaha peningkatan pendapatan keluarga, pemanfaatan pekarangan pangan lestari, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
Pada kesempatan itu, Bagus menegaskan transformasi Posyandu menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih terpadu di tingkat desa dan kelurahan.
"Posyandu kini tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat pelayanan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial," jelasnya.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, TP-PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dunia usaha, serta masyarakat untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kader, memanfaatkan teknologi informasi, dan memastikan pelayanan dasar dapat dirasakan seluruh masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan terus mendukung setiap gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan TP-PKK. Mari jadikan HKG PKK ke-54 sebagai momentum memperkuat gotong royong membangun keluarga tangguh, masyarakat mandiri, desa maju, serta mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermartabat, Maju, Sejahtera, dan Unggul," tutupnya.