PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru resmi menjalin kerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Pekanbaru melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Hubungan Kerja Sama dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kelembagaan, Senin (27/7/2026).
Penandatanganan yang berlangsung di Kantor KPU Kota Pekanbaru, Jalan Datuk Setia Maharaja, itu menjadi kerjasama perdana antara kedua lembaga. MoU ditandatangani langsung oleh Ketua KPU Raga Perwira, dan Ketua PWI Pekanbaru Andre Zaky, disaksikan jajaran pengurus PWI serta pimpinan KPU.
Ketua PWI Pekanbaru Andre Zaky mengatakan, kerjasama tersebut merupakan bentuk sinergi antara PWI dan KPU sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan, khususnya penyebarluasan informasi kepada masyarakat terkait kepemiluan.
"Ini merupakan kerja sama perdana antara kedua belah pihak. Ke depan, PWI Pekanbaru siap mendukung KPU dalam penyelenggaraan pemilu, terutama melalui penyampaian informasi dan sosialisasi kepada masyarakat," ujar Andre.
Menurutnya, PWI juga berkomitmen membantu KPU menangkal penyebaran informasi bohong atau hoaks yang kerap muncul menjelang maupun selama tahapan pemilu.
"Dengan kerja sama ini, jika muncul informasi liar atau hoaks, dapat segera dikonfirmasi kepada KPU sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terpengaruh isu yang menyesatkan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Pekanbaru, Raga Perwira, menyebut pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu. Karena itu, PWI dinilai sebagai mitra strategis KPU dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
"Pers adalah salah satu pilar demokrasi. PWI merupakan mitra strategis KPU, dan dalam setiap tahapan pemilu maupun pilkada kami sangat membutuhkan dukungan pers," kata Raga.
Ia berharap nota kesepahaman tersebut tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan edukasi politik masyarakat, memperluas sosialisasi program KPU, serta menekan penyebaran hoaks yang dapat mengganggu proses demokrasi.
"Kami berharap sinergi ini semakin kuat, termasuk dalam menghilangkan informasi-informasi hoaks melalui kolaborasi bersama PWI, sehingga penyelenggaraan pemilu di Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih berkualitas," pungkasnya.(rls)