PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho membuka Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Tingkat Kota Pekanbaru 2026.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk mengembangkan potensi di luar aktivitas mengajar. Tidak hanya berkompetisi dalam olahraga dan seni, tenaga pendidik juga diberi ruang menampilkan inovasi serta kreativitas dalam pembelajaran.
Agung menilai antusiasme para guru menunjukkan bahwa tenaga pendidik tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas di ruang kelas, tetapi juga perlu menjaga kebugaran, mengembangkan bakat, dan terus berinovasi.
“Selain hebat mendidik anak-anak kita di kelas, ternyata bakat olahraga, seni, dan inovasi mengajarnya juga luar biasa,” kata Agung.
PORSENIJAR PGRI 2026 digelar sebagai sarana pembinaan bakat, peningkatan kebugaran jasmani, sekaligus wadah apresiasi terhadap karya seni dan metode pembelajaran kreatif para guru.
Pemko Pekanbaru mengapresiasi PGRI beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan agenda tersebut. Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi turut memperkuat semangat kebersamaan dan profesionalisme tenaga pendidik.
Di tengah tuntutan pendidikan yang terus berkembang, guru dituntut tidak berhenti pada kemampuan mengajar. "Kreativitas, kesehatan, dan inovasi menjadi bagian penting dari kualitas pendidik yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru," tutupnya.