Kanal

Capella Honda Beberkan Tips Aman Lawan Kantuk, Cegah Microsleep di Jalan

Pekanbaru - Rasa kantuk yang datang tiba-tiba saat berkendara menjadi salah satu ancaman serius bagi pengendara sepeda motor. Dalam kondisi tertentu, kantuk dapat memicu microsleep, yakni kondisi ketika seseorang tertidur sesaat tanpa menyadarinya sehingga kehilangan kendali atas kendaraan.

PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau melalui Instruktur Safety Riding Capella Honda Rama Dhandyano mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan perjalanan ketika mulai mengantuk.

Dikatakannya, pengendara perlu memahami bahwa kantuk bukan sekadar rasa lelah yang bisa dilawan dengan berbagai cara.

Secara biologis, kantuk berkaitan dengan meningkatnya kadar adenosin di otak. Senyawa tersebut menumpuk seiring lamanya seseorang beraktivitas dan menjadi sinyal bagi tubuh untuk beristirahat.

“Tidak ada fitur keselamatan kendaraan atau kafein dosis tinggi yang bisa menggantikan fungsi tidur. Selalu prioritaskan istirahat agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan,” kata Dhandy.

Menurut Dhandy, kopi memang dapat membantu menahan rasa kantuk untuk sementara. Namun, kafein tidak menghilangkan adenosin. Kafein bekerja dengan memblokir reseptor adenosin di otak.

Ketika efek kafein berkurang, rasa kantuk dapat kembali muncul. Kondisi ini membuat mengandalkan kopi semata sebagai cara melawan kantuk saat berkendara menjadi berisiko.

Karena itu, Capella Honda melalui kampanye #Cari_Aman membagikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan pengendara ketika kantuk mulai menyerang.

Pertama, segera menepi dan lakukan power nap. Pengendara disarankan berhenti di lokasi yang aman seperti SPBU, minimarket atau rest area, kemudian tidur singkat sekitar 15–20 menit.

Kedua, menerapkan coffee nap. Pengendara dapat minum kopi sebelum tidur singkat sekitar 15-20 menit. Cara ini memanfaatkan waktu tidur untuk mengurangi rasa kantuk, sementara kafein mulai bekerja setelah pengendara terbangun.

Ketiga, menjaga hidrasi dan ventilasi. Konsumsi air putih yang cukup dan pastikan sirkulasi udara tetap baik. Namun, membuka visor helm saat kendaraan masih melaju bukan pengganti istirahat dan tidak boleh dijadikan cara utama mengatasi kantuk.

Keempat, lakukan peregangan ringan. Setelah menepi di tempat aman, pengendara dapat turun dari sepeda motor dan melakukan gerakan tubuh ringan selama beberapa menit untuk membantu mengurangi rasa lelah.

Ia menegaskan, langkah paling aman ketika kantuk mulai muncul adalah berhenti dan beristirahat. Memaksakan perjalanan justru meningkatkan risiko kehilangan konsentrasi dan mengalami microsleep.

“Selalu #Cari_Aman biar happy di jalan, karena keluarga menunggu di rumah,” tutupnya.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER