PEKANBARU - Kualitas udara di Pekanbaru masih berada pada kategori tidak sehat, Jumat (16/10/2026). Konsentrasi partikel halus PM2.5 yang dipantau BMKG mencapai 96,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 08.00 WIB.
Data IQAir satu jam kemudian juga menunjukkan kondisi serupa. Indeks kualitas udara (AQI) tercatat 172 atau masuk kategori tidak sehat, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 85,2 µg/m³ pada pukul 09.00 WIB.
Dua pemantauan tersebut menunjukkan polusi partikel halus masih menjadi ancaman bagi kesehatan warga. PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan mencapai paru-paru.
Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki asma atau penyakit pernapasan lain.
Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gejala yang memburuk.