
PEKANBARU - Tim Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, tak henti untuk menyampaikan ilmu berkendara. Kali, ini Capella Honda mengundang sedikitnya 50 murid dari SMK 5 Pekanbaru berkumpul di salah satu ruangan edukasi Safety Riding Center Jalan Garuda Sakti.
Instruktur Safety Riding CDN Riau Arif Rahman Hakim mengatakan, edukasi safety riding tingkat SLTA penting dilakukan mengingat, anak-anak sudah banyak yang menggunakan sepeda motor sendiri ke sekolah.
"Anak-anak tingkat SMA sederajat disamping belum matang dalam memprediksi bahaya di jalan mereka juga tengah mencari jati diri dan belum memilki bekal safety riding yang cukup," kata Arif.
Karena itu lanjut Arif, ada yang harus diperhatikan ketika menggunakan sepeda motor, mulai dari kesiapan fisik seperti pemanasan supaya otot-otot tidak kaku kemudian memperhatikan kelengkapan kendaraan mulai dari tekanan ban, spion, rem hingga surat-surat.
"Selain itu lingkungan sekitar juga harus diperhatikan seperti kondisi di jalan ketika memotong, berbelok dan bahaya alam yang tidak terduga seperti hujan hingga mengakibatkan longsor," sebutnya.
Public Relation PT CDN Riau Reinhard Sianipar mengatakan, pihaknya selalu berusaha untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara dan mengajak selalu #CariAman.
"Kali ini kita juga melibatkan Jurnalis untuk merasakan ilmu safety riding sekaligus belajar menyampaikan materi pada peserta," kata Reinhard.
Siswa Kelas XI SMK 5 Pekanbaru Muhammad Fauzan mengaku senang bisa mengikuti edukasi safety riding. Karena katanya banyak ilmu yang didapat.
"Jadi tahu cara-cara berkendara yang benar, ilmu seperti ini sangat berguna bagi saya untuk keselamatan berkendara di jalan raya," kata Fauzan.
Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 5 Pekanbaru mengucapkan terimakasih atas kesempatan ini. Ia menyebut, SMK 5 Pekanbaru sudah bermitra dengan Capella Honda sejak 2012.
"Jadi yang hadir hari ini kelas XI jurusan teknik sepeda motor, dan hampir tiap tahun lulusan jurusan mekanik direkrut untuk bekerja di Capella Honda yang tersebar di Riau," tutupnya.