
PEKANBARU - PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, ikut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Aceh serta menghadirkan program CSR Service Gratis pasca banjir di Kota Lhoksukon, Aceh Utara di SMK Negeri 1 Lhoksukon.
Hal ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatra. Program servis gratis ini menargetkan 100 unit sepeda motor Honda setiap hari, khusus bagi konsumen yang terdampak banjir.
Berbagai fasilitas layanan diberikan secara gratis, meliputi full service lengkap dan CVT, penggantian oli mesin, saringan hawa, oli gear, serta cuci motor, guna memastikan performa kendaraan kembali optimal dan aman digunakan.
Bukan hanya bantuan servis motor gratis, ada juga berupa kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana diantaranya bahan pangan, air minum, perlengkapan kebersihan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan darurat lain. Proses pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, relawan, serta jaringan dealer Honda setempat agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.
Technical Service Manager Nelson Saragih menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk selalu hadir ditengah masyarakat, khususnya pada saat kondisi darurat akibat bencana alam dan ini bentuk tanggungjawab sosial perusahaan.
Lebih lanjut disampaikan, Capella Honda tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis semata, namun juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk di bidang kemanusiaan dan kebencanaan.
“Dengan semangat SATU HATI, Sinergi Bagi Negeri, Capella Honda berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak serta membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa tanggap darurat,” ujar Nelson Saragih
Dalam pelaksanaannya, Capella Honda juga melibatkan karyawan serta jaringan dealer Honda di wilayah Sumatera sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bersama. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses distribusi bantuan sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.