
PEKANBARU - Guna menjaring bibit mekanik handal dengan lulusan siap bekerja, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, fokus dan berkomitmen untuk terus mendukung program PT Astra Honda Motor (AHM) yakni peningkatan kualitas pendidikan vokasi di sekolah binaan yang tersebar di Provinsi Riau.
Tak hanya dalam bentuk festival tahunan yang diluncurkan sejak 2023 oleh AHM melalui CDN Riau. Komitmen juga telah ditunjukkan dari sejak tahun peluncuran program tersebut.
Baru-baru ini pada Desember 2025, CDN Riau kembali meresmikan jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di SMK Negeri 1 Mempura, Kabupaten Siak, sekaligus naik status SMK Grade A+ sebagai perpanjangan tangan Capella Honda yakni tempat uji kompetensi.

Tak hanya itu, CDN Riau juga menyalurkan 1 unit sepeda motor Beat CBS ISS dan 1 paket peralatan kepada sekolah naik status tersebut. Tentunya untuk naik status bukan hal mudah banyak tahapan yang dilalui, namun berkat komitmen dan kesungguhan Capella Honda dalam mendukung program ini membuat sekolah binaan bisa berada diposisi tersebut.
Vocational Officer Capella Honda Riau Lahdi Pekbar Putra PSPd mengatakan, program kerja ini dari AHM langsung bernama Program Edukasi Satu Hati dengan harapan capaian terbaik dari sekolah vokasi tersebut.
Ada empat tujuan dengan adanya SMK vokasi ini. Pertama, untuk mewujudkan transfer pengetahuan dan teknologi sepeda motor Honda pada kalangan pelajar SMK binaan.
Kemudian, untuk kebutuhan industri di jaringan Honda seperti bengkel resmi AHASS yang membutuhkan lulusan SMK vokasi khususnya jurusan teknis sepeda motor.
Lalu yang ketiga potensial market yang memberikan akses terhadap teknologi dari produk sepeda motor Honda untuk diperkenalkan dikalangan pendidikan bahwa di industri otomotif ada yang namanya sepeda motor dari brand Honda.
AHM juga bersinergi dengan pemerintah untuk membantu percepatan terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Maka dari itu tercipta kurikulum dunia industri atau kurikulum Astra Honda Motor.

"Jadi tidak hanya sebatas antara AHM dan Capella Honda dengan SMK Binaan saja. Kita juga bersinergi dengan pemerintah," kata Lahdi, belum lama ini.
Ia menambahkan, kurikulum tersebut diberikan kepada SMK binaan dengan harapan lulusan kelak miliki standar level dua mekanik AHASS.
"Pastinya lulusan dari SMK vokasi ini menjadi prioritas," tutupnya.