
Ilustrasi.(int)
PEKANBARU - Pihak keluarga dari RR seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, membantah pemberitaan dugaan perselingkuhan dan menelantarkan anak yang sebelumnya dimuat Jurnalpekan, pada Jumat 30 Januari 2026 dengan judul ASN di RSD Madani Pekanbaru Diduga Selingkuh, Sudah 9 Bulan Tak Nafkahi Anak-istri.
Dalam pemberitaan, ada narasi yang menduga RR selingkuh hingga tidak menafkahi anak. Menggapai itu, kakak kandung RR, Eva Febriani didampingi Mardiyah menegaskan bahwa informasi yang berkembang tidak sepenuh sesuai kondisi sebenarnya.
Menurut Eva, hubungan rumah tangga RR dan diduga mantan istrinya, RM telah berakhir sejak Maret 2025 secara agama dan akan segera disahkan dalam gugatan di Pengadilan Agama. Oleh karena itu, tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepada RR dinilai keliru.
"RR dan mantan istri sudah bercerai secara agama sejak Maret 2025. Jadi tuduhan perselingkuhan itu tidak benar," kata Eva dalam klarifikasi yang diterima Jurnalpekan, Sabtu (31/1/2026).
Ia juga meluruskan keberadaan perempuan yang terlihat bersama RR dalam foto yang beredar di media sosial. Eva menegaskan perempuan itu bukan selingkuhan, melainkan teman RR.
"Wanita yang ada di foto itu hanya teman RR. Tidak ada hubungan seperti yang dituduhkan," jelasnya.
Terkait isu penelantaran anak dan tidak adanya nafkah, keluarga RR juga membantah tuduhan tersebut. Mardiyah menyebut RR tetap menjalankan kewajiban sebagai ayah, meski telah berpisah tempat tinggal dengan RM.
"Nafkah anak tetap diberikan, baik dalam bentuk uang tunai maupun kebutuhan bayi. Saat anaknya sakit, kami sekeluarga juga datang ke rumah sakit untuk memberikan perhatian. Dan saat itu terlihat adik kami sangat dekat dengan anaknya," katanya.
Pihak keluarga berharap klarifikasi ini dapat menjadi penyeimbang atas pemberitaan sebelum dan mencegah berkembangnya opini yang dinilai merugikan RR.
"Kami berharap fakta disampaikan secara utuh dan berimbang agar tidak ada pihak yang dirugikan," tutup Mardiyah.