
PEKANBARU - Kawanan gajah liar kembali memasuki kawasan perkebunan warga di wilayah Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026) malam. Total sekitar 12 ekor gajah dilaporkan melintas dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga setempat.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA Riau) serta aparat TNI langsung turun ke lokasi untuk melakukan penghalauan.
Petugas melakukan upaya pengusiran agar kawanan satwa liar tersebut tidak merusak lebih luas area perkebunan warga dan kembali ke jalur habitatnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pekanbaru menyampaikan bahwa kemunculan gajah di wilayah tersebut bukan kejadian baru. Menurutnya, jalur tersebut memang merupakan lintasan alami satwa liar yang kerap dilalui kawanan gajah.
“Memang gajah melintas di kawasan itu, dan ini bukan yang pertama. Itu jalur lintas satwa,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, petugas tetap mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika aktivitas satwa liar lebih tinggi.
Pihak Damkar juga menegaskan imbauan agar masyarakat segera melapor jika menemukan keberadaan satwa liar dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik antara manusia dan hewan.
“Kami imbau warga segera lapor jika melihat satwa liar. Jangan mengambil tindakan sendiri agar tidak terjadi konflik,” tegasnya.
Kejadian ini kembali menegaskan bahwa wilayah sekitar Rumbai masih menjadi bagian dari koridor perlintasan satwa liar, sehingga diperlukan kewaspadaan sekaligus pengelolaan ruang yang lebih terukur antara aktivitas manusia dan habitat satwa.