TRC Disdukcapil Pekanbaru Intens Turun Lapangan, Cek Iris Mata Warga Terlantar & ODGJ

Rabu, 03 Juni 2026

PEKANBARU - Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru tercatat telah melakukan 17 kali kegiatan turun lapangan sejak 23 April hingga 1 Juni 2026.

Kegiatan tersebut didominasi pelayanan cek iris mata terhadap warga terlantar dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) guna memastikan data identitas kependudukan. Berdasarkan data Disdukcapil, seluruh kegiatan yang dilakukan berupa pengecekan iris mata untuk proses pencarian dan verifikasi data kependudukan.

Dari total 17 kegiatan lapangan, sebanyak 9 orang berhasil ditemukan data kependudukannya, sementara 7 lainnya tidak ditemukan. Satu kegiatan lainnya masih dalam proses perekaman.

Kegiatan pertama dilakukan pada 23 April 2026 terhadap warga terlantar dengan hasil data tidak ditemukan. Selanjutnya, TRC terus bergerak hampir setiap pekan menyasar warga terlantar maupun ODGJ di sejumlah lokasi di Pekanbaru.

Pada 24 April 2026, tim melakukan dua kegiatan sekaligus, yakni perekaman terhadap warga terlantar dan cek iris mata terhadap ODGJ. Untuk kasus ODGJ tersebut, data kependudukan tidak ditemukan.

Kemudian pada rentang 28 hingga 30 April 2026, tiga kegiatan cek iris mata berhasil menemukan data warga terlantar dan ODGJ yang diperiksa.

Memasuki Mei 2026, kegiatan serupa terus dilakukan. Pada 4 Mei, data ODGJ berhasil ditemukan, sedangkan pemeriksaan 9 Mei tidak menemukan data kependudukan.

TRC Disdukcapil kembali menemukan data beberapa warga terlantar dalam pemeriksaan 19, 20, dan 21 Mei 2026. Namun pada 25 dan 26 Mei, pemeriksaan terhadap warga terlantar dan ODGJ kembali menunjukkan hasil data tidak ditemukan.

Sementara pada 30 Mei dan 1 Juni 2026, tim kembali berhasil menemukan data warga terlantar melalui sistem cek iris mata.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru Irma Novrita, Rabu (3/6/2026) mengatakan, kegiatan jemput bola tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, tetap memiliki identitas administrasi kependudukan.

Menurutnya, layanan turun lapangan menjadi bentuk komitmen Disdukcapil dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses administrasi kependudukan.

Irma menegaskan Disdukcapil Pekanbaru terus melakukan berbagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan dokumen resmi dan kepastian identitas.