
Masykur Tarmizi. (int)
PEKANBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memberikan penjelasan terkait video yang memperlihatkan satu unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) mengeluarkan asap tebal saat beroperasi di jalanan kota.
Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru Masykur Tarmizi mengatakan, bus yang mengalami gangguan tersebut merupakan bus nomor lambung 15 yang melayani Koridor 01.
Menurutnya, sebelum beroperasi kondisi kendaraan dalam keadaan normal. Pemeriksaan awal juga menunjukkan oli kendaraan masih dalam kondisi aman.
"Bus nomor lambung 15 yang melayani Koridor 01 pada pagi hari beroperasi seperti biasa dan tidak ditemukan kendala. Kondisi oli juga aman," kata Masykur, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, gangguan baru diketahui saat bus dalam perjalanan dari Pandau menuju Ramayana. Tepatnya ketika melintas di kawasan RRI Jalan Jenderal Sudirman, pengemudi mendapat informasi dari pengguna jalan lain bahwa asap dari kendaraan mulai terlihat dan semakin tebal.
Karena posisi bus sudah mendekati Halte Ramayana dan masih membawa cukup banyak penumpang yang akan turun di lokasi tersebut, pengemudi memutuskan tetap melanjutkan perjalanan hingga tujuan terdekat demi menurunkan seluruh penumpang dengan aman.
Setibanya di Halte Ramayana, petugas halte langsung melaporkan kejadian tersebut kepada mekanik. Setelah menerima laporan, mekanik segera menginstruksikan agar bus ditarik dan dibawa kembali ke pool untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Video yang beredar direkam saat bus sudah selesai menurunkan penumpang di Ramayana dan sedang dalam perjalanan menuju pool untuk pengecekan serta perbaikan," jelasnya.
Dishub memastikan bus tersebut untuk sementara tidak dioperasikan hingga proses perbaikan selesai dilakukan. Kendaraan baru akan kembali melayani masyarakat setelah dinyatakan layak dan aman untuk beroperasi.
"Bus akan diperbaiki terlebih dahulu sampai kondisinya benar-benar baik dan aman. Setelah itu baru kembali dioperasikan melayani penumpang," tutup Masykur.