Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Triwulan I 2026 Sekitar 8 Persen

Jumat, 12 Juni 2026

Agung Nugroho.(int)

PEKANBARU - Perekonomian Kota Pekanbaru menunjukkan kinerja yang kuat pada awal tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pekanbaru pada Triwulan I-2026 tumbuh sebesar 7,91 persen secara year-on-year (y-on-y).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas konsumsi pemerintah, investasi, serta konsumsi masyarakat yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional.

Dari sisi pengeluaran, komponen yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang melonjak 20,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan besarnya peran belanja pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas ekonomi pada awal tahun. Selain itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi tumbuh 8,55 persen.

Sementara itu, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang menjadi penopang utama ekonomi daerah meningkat 5,03 persen, dan Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh 4,13 persen.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut, capaian yang dirilis BPS sebagai buah kolaborasi seluruh elemen daerah, di dukung pengelolaan belanja pemerintah yang lebih efektif guna mendorong perputaran ekonomi dan investasi.

"Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat," kata Agung.

Agung menilai arah kebijakan yang dijalankan Pemko Pekanbaru mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah. Ia katakan pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari upaya pemerintah mengelola belanja daerah secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sehingga mampu mendorong aktivitas ekonomi serta menciptakan efek berganda bagi masyarakat.

Menurut Agung, percepatan realisasi program pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta dukungan terhadap aktivitas usaha menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

Capaian pertumbuhan sebesar 7,91 persen ini juga menunjukkan bahwa Pekanbaru mampu mempertahankan tren ekspansi ekonomi yang positif. Tingginya pertumbuhan investasi mengindikasikan masih kuatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi kota, sementara konsumsi rumah tangga yang tetap tumbuh menjadi sinyal terjaganya daya beli masyarakat.

Pemerintah Kota Pekanbaru berharap tren pertumbuhan tersebut dapat terus berlanjut pada triwulan-triwulan berikutnya melalui penguatan sektor perdagangan, jasa, investasi, serta optimalisasi belanja daerah yang produktif.