OJK Riau Cetak Duta Keuangan, Lawan Investasi dan Pinjol Ilegal

Rabu, 01 Juli 2026

PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau menggelar Bootcamp Duta Literasi Keuangan 2026 di Hotel Labersa, Kampar, Selasa (30/6/2026), sebagai langkah memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Program yang menjadi bagian dari Bulan Literasi Keuangan ini diikuti 20 mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Riau setelah melalui proses seleksi.

Kepala OJK Provinsi Riau yang diwakili Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (LMSt) Yunita Andriani mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas secara finansial.

Menurutnya, di tengah masifnya layanan keuangan digital serta maraknya investasi dan pinjaman online (Pinjol) ilegal yang menawarkan keuntungan instan, mahasiswa perlu dibekali pemahaman keuangan agar mampu mengambil keputusan secara bijak dan terhindar dari risiko.

Bootcamp yang memasuki batch ketiga ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terkait literasi keuangan, khususnya keuangan digital. Peserta juga dibekali materi mengenai industri jasa keuangan, public speaking, hingga pembuatan konten edukasi digital.

Melalui program tersebut, peserta diharapkan menjadi duta edukasi keuangan atau multiplier agent yang mampu mengedukasi masyarakat tentang penggunaan produk dan layanan keuangan secara aman, bertanggung jawab, dan sesuai kebutuhan.

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan OJK terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang menargetkan pembentukan dua juta Duta Literasi Keuangan di seluruh Indonesia.

OJK Riau berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sehat sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal.