
PEKANBARU - Pasar sepeda motor di Provinsi Riau menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026. Penjualan kendaraan roda dua tercatat meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Regional Head Capella Honda Riau Harry Sutiono mengatakan, pertumbuhan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat mulai membaik. Kondisi itu juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi Riau yang dinilai masih positif.
"Market semester pertama naik sekitar 15 persen. Untuk semester kedua kami optimistis pasar akan semakin membaik karena pertumbuhan ekonomi di Riau juga cukup baik," ujar Harry dalam peluncuran All New Vario Evo 160 di Capella Safety Riding Jalan Garuda Sakti Kilometer 11, Kampar.
Ia menjelaskan, segmen skutik masih menjadi tulang punggung penjualan Honda di Riau. Saat ini, penjualan sepeda motor Honda mencapai sekitar 15 ribu unit per bulan.
Memasuki semester kedua, Capella Honda Riau tetap menargetkan pertumbuhan penjualan. Salah satu andalan varian Honda Vario Evo yang dipatok mampu terjual 1.000 unit setiap bulan.
Menurut Harry, target tersebut diyakini realistis mengingat tingginya minat masyarakat terhadap skutik premium yang menawarkan desain sporty dan performa tinggi.
"Target penjualan Vario Evo sebanyak 1.000 unit per bulan kami yakin bisa tercapai," katanya.
Harry menambahkan, Honda Vario Evo menyasar konsumen berusia 20 hingga 24 tahun, khususnya kalangan muda yang menyukai performa, kecepatan, dan desain modern. Segmen tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk terus mendorong pertumbuhan penjualan Honda di Riau pada paruh kedua tahun ini.