
Ilustrasi.(int)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah pemerintah menyebut anggaran yang disiapkan selama masa libur sekolah mencapai sekitar Rp3 triliun. Besaran tersebut memicu pertanyaan publik karena dinilai tidak sejalan dengan estimasi anggaran MBG yang selama ini disebut mencapai sekitar Rp1 triliun per hari.
Di media sosial, banyak warganet mempertanyakan dasar perhitungan angka tersebut. Pasalnya, masa libur sekolah umumnya berlangsung lebih dari tiga hari. Di sejumlah daerah, libur semester berlangsung antara satu hingga tiga pekan.
Dengan asumsi kebutuhan anggaran sekitar Rp1 triliun per hari, sebagian netizen menilai total dana yang dibutuhkan selama masa libur seharusnya jauh lebih besar apabila program tetap berjalan penuh setiap hari.
Perbedaan angka itu memunculkan berbagai pertanyaan. Sebagian warganet menduga penyaluran MBG selama libur sekolah tidak dilakukan setiap hari, sementara yang lain mempertanyakan kemungkinan berkurangnya jumlah penerima manfaat dibandingkan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Hingga kini, belum ada penjelasan rinci mengenai dasar perhitungan anggaran Rp3 triliun tersebut, termasuk periode yang dihitung, jumlah penerima manfaat yang menjadi acuan, maupun apakah anggaran itu mencakup seluruh wilayah Indonesia atau hanya daerah tertentu.
Publik pun meminta pemerintah memberikan penjelasan yang lebih transparan terkait skema dan perhitungan anggaran MBG agar tidak menimbulkan kebingungan serta spekulasi di tengah masyarakat.