Empat Gelper di Pekanbaru Dikabarkan Tutup, DPMPTSP Bungkam Soal Izin

Ahad, 19 Juli 2026

Ilustrasi Gelper.(int)

PEKANBARU - Empat gelanggang permainan (Gelper) di Kota Pekanbaru yang belakangan menjadi sorotan publik dan sempat viral, yakni Plaza 21, Bingo, Pokemon, dan King Zone, dikabarkan saat ini telah menghentikan operasionalnya.

Penutupan keempat lokasi tersebut mendapat perhatian masyarakat setelah sebelumnya ramai diperbincangkan terkait dugaan adanya aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian.

Kepolisian memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh gelanggang permainan di Kota Pekanbaru. Apabila keempat lokasi tersebut kembali beroperasi, aparat akan melakukan pengecekan secara menyeluruh.

Polisi menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila menemukan aktivitas yang mengarah pada praktik perjudian maupun pelanggaran hukum lain.

Sementara itu, hingga kini status perizinan empat gelanggang permainan tersebut belum mendapat penjelasan dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru Zaki Helmi saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat.

"Coba saya cek nanti," ujarnya.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Zaki belum memberikan penjelasan lanjutan terkait legalitas maupun status izin operasional Plaza 21, Bingo, Pokemon, dan King Zone. Konfirmasi yang disampaikan tidak lagi direspon.

Sikap tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi pemerintah dalam menjelaskan legalitas usaha yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat.

DPMPTSP Pekanbaru dinilai perlu memberikan penjelasan resmi terkait status perizinan keempat gelanggang permainan tersebut.

Keterbukaan informasi diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi ditengah masyarakat, sekaligus memastikan seluruh aktivitas usaha di Kota Pekanbaru berjalan sesuai ketentuan.