
PEKANBARU - Pelantikan bukan garis akhir. Para ketua RT dan RW yang baru dilantik di Kecamatan Rumbai Timur diminta segera turun bekerja, merangkul warga, serta menjadi penghubung aktif antara pemerintah dan masyarakat.
Pesan tegas itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai melantik para ketua RT dan RW di Kawasan Wisata Danau Kayangan, Kecamatan Rumbai Timur, Sabtu (8/8/2026).
Agung menegaskan, para pengurus lingkungan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan persoalan masyarakat. Karena itu, setelah dilantik, ketua RT dan RW tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus hadir di tengah warga dan memahami kebutuhan lingkungannya.
“Setelah dilantik, langsung bekerja. Rangkul masyarakat dan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan warga kepada pemerintah,” tegas Agung.
Menurutnya, RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat paling bawah. Informasi mengenai persoalan lingkungan, mulai dari pelayanan publik hingga kebutuhan pembangunan, harus dapat diterima pemerintah secara cepat melalui perangkat lingkungan.
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru juga mulai menyiapkan program dukungan anggaran bagi lingkungan melalui rencana alokasi Rp100 juta untuk setiap RW.
Program tersebut diarahkan agar kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat RW dapat ditangani secara lebih terarah. Dengan dukungan anggaran itu, pemerintah berharap RW tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi mampu mendorong berbagai kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Namun, Agung mengingatkan besarnya dukungan anggaran harus diikuti tanggung jawab dan tata kelola yang baik. Program di tingkat RW harus benar-benar menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.
“Yang paling penting manfaatnya dirasakan masyarakat. RT dan RW harus tahu apa yang dibutuhkan warganya,” ujarnya.
Agung juga meminta para ketua RT dan RW memperkuat komunikasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Setiap persoalan di lingkungan diharapkan dapat segera disampaikan dan dicarikan solusi bersama.
Pelantikan para ketua RT dan RW di Rumbai Timur pun diharapkan menjadi momentum memperkuat pemerintahan berbasis lingkungan. Pemko ingin pelayanan tidak berhenti di kantor pemerintahan, tetapi benar-benar hadir hingga ke tingkat permukiman.