Agung Nugroho Minta Camat Kumpulkan Lagi RT/RW, Usulan Diminta Digabung

Kamis, 20 Agustus 2026

Agung Nugroho

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meminta para camat kembali mengumpulkan ketua RT dan RW untuk menyatukan berbagai usulan kegiatan di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, seluruh usulan RT dan RW tidak mungkin dikerjakan secara terpisah.

Agung mengatakan, penggabungan kegiatan menjadi salah satu cara agar anggaran yang tersedia dapat digunakan lebih efektif dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kalau satu-satu usulan dikerjakan, dana tidak cukup. Karena itu, kegiatan perlu digabungkan,” kata Agung, Kamis (20/8/2026).

Ia meminta camat menjadi penghubung dalam menyelaraskan usulan dari tingkat RT dan RW. Dengan demikian, kegiatan yang memiliki tujuan serupa dapat dilaksanakan secara bersama tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.

Menurut Agung, pola tersebut juga diharapkan membuat RT dan RW tetap merasa terlibat dan mendapatkan manfaat dari program yang dijalankan pemerintah.

“Supaya kegiatan bisa digabungkan dan RT/RW bisa happy. Kalau semua dikerjakan satu per satu, anggarannya tidak akan cukup,” ujarnya.

Agung menegaskan, keterbatasan fiskal menuntut pemerintah daerah menyusun skala prioritas. Koordinasi antara camat, lurah, RT dan RW menjadi kunci agar anggaran tidak terpecah pada terlalu banyak kegiatan kecil, tetapi tetap mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia pun meminta jajaran kecamatan tidak sekadar menampung usulan, tetapi ikut mengoordinasikan dan menyusun prioritas sebelum program diajukan untuk dilaksanakan.