
PEKANBARU - Kualitas udara di Pekanbaru, Riau, kembali mengkhawatirkan pada Jumat (28/8/2026) pagi. Pantauan data yang dicantumkan dari BMKG menunjukkan konsentrasi polutan mencapai 62,7 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WIB, dengan indeks 196 dan kategori tidak sehat.
Kondisi lebih buruk ditunjukkan data IQAir. Pada pukul 08.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI? US) Pekanbaru tercatat level berbahaya, dengan PM10 mencapai 568 mikrogram per meter kubik.
Perbedaan angka antara kedua platform menunjukkan hasil pemantauan dapat berbeda berdasarkan sumber, lokasi stasiun, serta metode pengukuran. Namun, keduanya sama-sama menunjukkan bahwa kualitas udara Pekanbaru berada pada kondisi yang perlu diwaspadai.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Paparan partikulat dalam konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
Warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan dan menggunakan perlindungan pernapasan ketika harus berada di luar rumah.
Data IQAir juga menunjukkan keberadaan titik api di sekitar wilayah Pekanbaru, yang berpotensi memperburuk kondisi udara.