Asap Kembali Pekat, Udara Pekanbaru Tembus Level Berbahaya

Kamis, 03 September 2026

PEKANBARU - Kualitas udara Pekanbaru kembali memburuk pada Kamis (3/9/2026) pagi. Konsentrasi polutan melonjak dan menempatkan warga dalam situasi yang patut diwaspadai.

Data BMKG pada pukul 06.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai 57,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.

Kondisi lebih parah terpantau melalui situs IQAir pada pukul 07.00 WIB. Indeks kualitas udara atau AQI mencapai 422, yang masuk kategori berbahaya.

IQAir juga mencatat PM10 mencapai 534,5 µg/m³ sebagai polutan utama.

Lonjakan konsentrasi partikulat ini menjadi peringatan serius di tengah kembali pekatnya asap di sejumlah wilayah Pekanbaru. Paparan partikulat dapat mengganggu sistem pernapasan dan meningkatkan risiko masalah kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta kelompok rentan.

Memburuknya kualitas udara juga menuntut kewaspadaan pemerintah. Kondisi udara hingga level berbahaya tidak semestinya dipandang sebagai persoalan biasa, terlebih ketika aktivitas warga tetap berlangsung di tengah paparan polusi.

Warga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama saat konsentrasi polutan meningkat, serta menggunakan masker saat harus berada di ruang terbuka.

Pekanbaru kembali berhadapan dengan asap dan udara tercemar. Angka pemantauan pagi ini menunjukkan persoalannya bukan sekadar jarak pandang, tetapi sudah menyentuh ancaman kesehatan publik.