
Tangkap layar dari stasiun portal BMKG
PEKANBARU - Kualitas udara Pekanbaru kembali memburuk pada Senin (15/9/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 melonjak hingga 178,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) berdasarkan pemantauan BMKG pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori “Sangat Tidak Sehat.”
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika itu menunjukkan paparan partikulat halus masih berada pada level yang berisiko bagi kesehatan masyarakat.
Kondisi serupa juga terlihat dari pemantauan IQAir. Pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI? US) Pekanbaru berada di angka 224, juga masuk kategori “Sangat Tidak Sehat.”
Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 149,1 µg/m³.
Perbedaan angka antara BMKG dan IQAir tidak mengubah gambaran umumnya, udara Pekanbaru kembali berada pada level sangat tidak sehat pagi ini.
Kondisi ini menjadi perhatian karena masyarakat kembali terpapar partikulat halus yang dapat masuk jauh ke saluran pernapasan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan.
Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara buruk.