
Abdul Jamal
PEKANBARU - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa di Kota Pekanbaru berakhir. Dinas Pendidikan Pekanbaru menetapkan kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP kembali digelar secara tatap muka mulai Rabu (23/9/2026), setelah kualitas udara dinyatakan membaik.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/39/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, tertanggal 22 September 2026.
Dalam surat edaran itu disebutkan, hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan kualitas udara Pekanbaru pada Selasa (22/9/2026) berada dalam kategori “Baik”.

“Proses Belajar Mengajar (PBM) mulai hari Rabu, 23 September diselenggarakan tatap muka. Seluruh kegiatan berjalan normal dan terus melakukan pemantauan ISPU harian,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal, Selasa.
Meski pembelajaran kembali normal, sekolah diminta tetap memperhatikan kondisi kualitas udara dan kesehatan serta keselamatan peserta didik.
Dinas Pendidikan juga memberikan kewenangan kepada kepala sekolah untuk mengambil langkah pengamanan jika kualitas udara kembali memburuk secara mendadak.
Langkah tersebut dapat berupa penghentian kegiatan luar ruangan, pemulangan siswa lebih awal, hingga pengalihan pembelajaran menjadi PJJ. Namun, keputusan tersebut harus terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan Pekanbaru.
Sekolah dan madrasah di bawah kewenangan Kementerian Agama serta kementerian/lembaga lainnya di Pekanbaru juga dihimbau menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.
Keputusan kembali ke pembelajaran tatap muka ini menjadi perubahan terbaru setelah rangkaian kebijakan PJJ diterapkan menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru.