Udara Pekanbaru Kembali Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 110,5 Mikrogram Permeter Kubik

Selasa, 29 September 2026

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Selasa (29/9) sore. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 110,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 15.00 WIB dan masuk kategori tidak sehat berdasarkan pemantauan BMKG.

Kondisi serupa juga terlihat pada pemantauan kualitas udara lainnya. Pada pukul 16.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru tercatat 170, dengan kategori tidak sehat. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 82 µg/m³.

Data tersebut menunjukkan kualitas udara Pekanbaru masih berada pada level yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama kelompok rentan.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan mengurangi paparan udara tercemar dan menggunakan masker, terutama ketika konsentrasi partikulat meningkat.

Kondisi udara ini menjadi perhatian di tengah persoalan kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan yang masih melanda sejumlah wilayah Riau.

Pemantauan kualitas udara secara berkala penting dilakukan karena konsentrasi PM2.5 dapat berubah dalam waktu singkat, dipengaruhi antara lain oleh kondisi cuaca, arah angin, dan sumber emisi di sekitar wilayah perkotaan.