
PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali berada pada kategori tidak sehat, Sabtu (3/10/2026) pagi. Data BMKG menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 95,3 mikrogram per meter kubik pada pukul 08.00 WIB.
Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori Tidak Sehat menurut pemantauan BMKG.
Pada waktu yang hampir bersamaan, platform pemantau kualitas udara IQAir mencatat kondisi serupa. Pada pukul 10.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI?) Pekanbaru berada di angka 156, juga dalam kategori Tidak Sehat.
IQAir mencatat PM2.5 sebagai polutan utama dengan konsentrasi 63 mikrogram per meter kubik.
Data tersebut menunjukkan polusi partikulat masih menjadi persoalan di Pekanbaru. Konsentrasi PM2.5 yang tinggi berpotensi meningkatkan paparan polutan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kondisi ini juga menjadi perhatian karena kualitas udara Pekanbaru dalam beberapa pekan terakhir sempat berubah-ubah, dari kategori baik hingga kembali tidak sehat seiring dinamika asap dan kondisi atmosfer.