Udara Tak Sehat, Besok Sekolah di Pekanbaru Tetap PTM

Ahad, 04 Oktober 2026

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tetap membuka pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk jenjang PAUD hingga SMP pada Senin (5/10/2026), meski kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.

Keputusan itu diambil saat kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Pekanbaru. Data kualitas udara yang dirilis BMKG pada Minggu (4/10/2026) menunjukkan konsentrasi PM2.5 masih berada pada level tidak sehat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah, namun dengan pembatasan aktivitas untuk mengurangi paparan polusi terhadap peserta didik.

"Besok masih pembelajaran tatap muka. Namun pelaksanaannya tetap terbatas karena kondisi kualitas udara masih harus menjadi perhatian," kata Abdul Jamal, Minggu (4/10/2026) malam.

Ia mengatakan sekolah diminta tidak mengabaikan kondisi kesehatan siswa selama PTM berlangsung. Peserta didik juga diarahkan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas yang dilakukan di luar ruang kelas.

Menurut Abdul Jamal, pembatasan tersebut diperlukan karena kondisi udara Pekanbaru masih belum sepenuhnya aman bagi anak-anak.

"Kami minta anak-anak tetap menggunakan masker dan sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar kelas. Kegiatan yang tidak terlalu penting di luar ruangan sebaiknya dibatasi," ujarnya.

Pemko Pekanbaru juga menekankan agar sekolah tidak memaksakan siswa mengikuti pembelajaran secara langsung jika kondisi kesehatannya terganggu.

"Kalau anak-anak batuk, sesak napas atau kondisi tubuhnya kurang sehat, jangan dipaksakan datang ke sekolah," kata Abdul Jamal.

Ia menegaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik tetap menjadi pertimbangan utama. Kebijakan PTM terbatas tersebut akan menyesuaikan perkembangan kualitas udara serta kondisi kesehatan siswa di lapangan.