
PEKANBARU - Sebanyak 10 SMK binaan Astra Honda Motor (AHM) di Riau masih berada pada klasifikasi Grade B. PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) menargetkan sekolah-sekolah tersebut naik ke Grade A melalui pendampingan dan pembenahan fasilitas praktik agar sesuai standar industri sepeda motor.
Sebagai main dealer sepeda motor Honda di Riau, Capella Honda membina 27 SMK yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, lima sekolah telah mencapai Grade A+ sekaligus menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK), 12 sekolah berstatus Grade A, dan 10 lainnya masih Grade B.
Upaya peningkatan kualitas dilakukan melalui kunjungan dan pendampingan berkala, termasuk ke SMK Teknologi Balam dan SMKN 1 Mandau. Program ini mencakup penataan ruang praktik, pemutakhiran kurikulum industri, serta peningkatan kompetensi guru dan siswa.
Penilaian klasifikasi sekolah mengacu pada standar AHM, meliputi kesiapan laboratorium, kelengkapan peralatan praktik, kualifikasi tenaga pengajar bersertifikasi, hingga serapan lulusan di jaringan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).
Vocational Officer Capella Honda Lahdi Pekbar mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pendidikan vokasi melalui semangat Sinergi Bagi Negeri.
"Capella Honda menargetkan sekolah Grade B memenuhi standar untuk naik ke Grade A. Sementara itu, sekolah Grade A dan A+ didorong mempertahankan kualitas pembelajaran dan fasilitas praktik agar tetap memenuhi klasifikasinya," katanya.
Program ini diharapkan dapat mempersempit kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan industri, sehingga lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan ketika memasuki dunia kerja.