
Branch Manager FIFGROUP Pekanbaru 2 Syarifuddin
PEKANBARU - Kemampuan mengelola uang sejak dini menjadi bekal penting bagi generasi muda menghadapi tantangan ekonomi. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, FIFGROUP Cabang Pekanbaru 2 memberikan edukasi literasi keuangan kepada 85 siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru melalui program Jam Sosial Mengajar, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP melalui pilar FIFGROUP Pintar. Edukasi tersebut diarahkan untuk membangun pemahaman siswa tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Branch Manager FIFGROUP Pekanbaru 2 Syarifuddin mengatakan, edukasi keuangan sejak dini diharapkan membantu siswa memahami cara mengelola uang dengan lebih bertanggungjawab.

Melalui materi bertajuk Literasi Keuangan, peserta mendapatkan pembelajaran secara interaktif yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman pelajar.
Menurut Syarifuddin, program Jam Sosial Mengajar menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam memperluas akses edukasi di luar lingkungan sekolah. Pengetahuan keuangan diharapkan dapat menjadi bekal siswa dalam mengambil keputusan finansial secara lebih bijak ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan mandiri.
"Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi keberlanjutan FIFGROUP yang mencakup tiga aspek utama, yakni Portfolio, People, dan Public Contribution," kata Syarifuddin.
Pelaksanaan kegiatan di SMKN 4 Pekanbaru turut dihadiri Kepala Sekolah Djunaidi, para guru, serta karyawan FIFGROUP Cabang Pekanbaru 2. Kegiatan dilengkapi dengan penyerahan plakat kerja sama secara simbolis.
Program Jam Sosial Mengajar sejalan dengan dukungan FIFGROUP terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas.
Sepanjang 2026, program ini direncanakan melibatkan 262 cabang FIFGROUP di seluruh Indonesia. Setiap sekolah penerima manfaat ditargetkan menjangkau sekitar 85 siswa sebagai bagian dari upaya memperluas literasi keuangan bagi generasi muda di berbagai daerah.(rls)