Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun untuk Petani hingga Masyarakat Miskin

Jumat, 23 Oktober 2026

Prabowo Subianto.(ist)

Pekanbaru - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembiayaan Rp400 triliun pada 2027 untuk memperluas akses modal bagi petani, nelayan, masyarakat perdesaan, warga daerah terpencil dan tertinggal, serta masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan.

Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Pembiayaan itu diarahkan untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber pendanaan formal. Pemerintah juga mendorong agar pembiayaan menjangkau sektor produktif dan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Prabowo menegaskan, keberhasilan kebijakan ekonomi harus diukur dari peningkatan pendapatan riil dan daya beli masyarakat, bukan sekadar capaian administratif atau slogan pembangunan.

“Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan,” kata Prabowo.

Menurut dia, setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata. Karena itu, berbagai program pemerintah perlu diarahkan agar manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.

Dalam Rakornas TPAKD 2026, Prabowo juga mengapresiasi penyaluran pembiayaan melalui program percepatan akses keuangan daerah. Berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir telah menyalurkan Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur.

Sementara itu, kredit atau pembiayaan sektor prioritas mencapai Rp5,41 triliun dengan penerima lebih dari 103.000 debitur.

Meski demikian, perluasan pembiayaan membutuhkan pengawasan agar dana benar-benar menjangkau kelompok sasaran, digunakan untuk kegiatan produktif, dan tidak menambah beban utang masyarakat berpenghasilan rendah.