
Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Pekanbaru, kini bersih dari kabel jaringan internet.(ist)
PEKANBARU - Tujuh perusahaan penyedia layanan internet dilibatkan dalam penertiban kabel fiber optik (FO) di Jalan Ronggo Warsito, Pekanbaru. Dari penataan yang berlangsung sejak awal Juni 2026 itu, sebanyak 6.225 meter kabel telah diturunkan sebagai bagian dari upaya pemerintah membenahi jaringan udara yang semrawut.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuir mengatakan, masing-masing perusahaan melakukan pembongkaran kabel dan tiang secara mandiri sesuai tahapan yang disepakati.
“Pembongkaran kabel dan tiang FO dilakukan secara mandiri oleh masing-masing provider secara bertahap dan bergantian, dengan mempertimbangkan kondisi kawasan yang cukup padat aktivitas perdagangan dan lalu lintas," kata Syamsuir dihubungi, Jumat (23/10/2026).
Tujuh provider yang terlibat adalah PT Telkom Indonesia, PT Mega Akses Persada (Fiberstar), PT Supra Primatama Nusantara (Biznet), PT iForte Solusi Infotek, PT Indonesia Comnets Plus (Icon Plus), PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), dan PT Aplikanusa Lintasarta.
Penertiban mencakup jalur dari Simpang Gapura Jalan Diponegoro hingga Simpang Lampu Merah Jalan Letjen S. Parman. Kawasan perdagangan tersebut dipilih sebagai titik awal pembenahan kabel udara di Pekanbaru.
Penataan jaringan tidak hanya menyasar estetika kota. Kabel yang terpasang tidak teratur dan menjuntai ke badan jalan juga berpotensi mengganggu keselamatan pengendara serta aktivitas masyarakat.
Pemko Pekanbaru berencana memperluas penertiban ke sejumlah ruas lain. Jalan Paus menjadi sasaran berikutnya, disusul Jalan Lobak dan Jalan Delima dalam rencana penataan lanjutan.
Syamsuir menegaskan bahwa tahap berikutnya akan dilaksanakan di Jalan Paus. Penataan secara bertahap ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membenahi jaringan kabel udara di kawasan perkotaan.