
Syamsuir
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melanjutkan penertiban kabel fiber optik (FO) yang semrawut di Jalan Paus. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menata infrastruktur telekomunikasi yang dinilai mengganggu kerapian kawasan perkotaan.
Penertiban dilakukan Tim Pendataan, Penataan dan Pengendalian Infrastruktur Telekomunikasi (TP3IT) Kota Pekanbaru pada pekan ini. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari penataan kabel jaringan yang sebelumnya menjadi perhatian pemerintah daerah.
Asisten I Pemerintah dan Kesra Setdako Pekanbaru, Syamsuir mengatakan penertiban dilakukan untuk memastikan pemasangan jaringan telekomunikasi lebih tertata. Keberadaan kabel yang tidak teratur menjadi salah satu persoalan infrastruktur yang perlu dibenahi secara bertahap.
Menurut Syamsuir, penataan tidak cukup dilakukan sekali. Pemerintah perlu melanjutkan pengawasan dan penertiban agar kabel yang semrawut tidak kembali mengganggu keteraturan lingkungan perkotaan.
Jalan Paus menjadi salah satu lokasi penertiban lanjutan oleh TP3IT. Tim melakukan penataan terhadap kabel FO yang dinilai belum tertata dengan baik di kawasan tersebut.
Penertiban ini juga menempatkan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi sebagai bagian dari penataan kota. Pemasangan kabel jaringan perlu memperhatikan keteraturan serta kondisi lingkungan, bukan semata-mata memenuhi kebutuhan konektivitas.
Pemko Pekanbaru melalui TP3IT melakukan pendataan, penataan, dan pengendalian terhadap infrastruktur telekomunikasi. Langkah tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi persoalan jaringan di lapangan sekaligus mendorong penataan kabel secara lebih terarah.
Meski demikian, keberlanjutan penertiban perlu diikuti pengawasan terhadap pemasangan kabel baru. Tanpa pengendalian yang konsisten, kabel yang telah ditata berpotensi kembali semrawut dan membuat upaya pembenahan tidak berjalan optimal.
Pemko Pekanbaru diharapkan terus memperluas penataan ke titik lain yang mengalami persoalan serupa. Penertiban berkelanjutan menjadi kunci agar infrastruktur telekomunikasi dapat berfungsi dengan baik tanpa mengabaikan kerapian dan kenyamanan ruang kota.(nov)