PEKANBARU - Dihadapan Komisi III DPRD Pekanbaru, Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Ir Adi Darma mengklaim jumlah kunjungan pasien meningkat, baik itu pasien rawat jalan maupun rawat inap.
"Rumah sakit Madani sudah menunjukkan perkembangan positif," kata Adi Darma saat evaluasi dan rencana kerja 2026 di gedung milik rakyat Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Adi Darma juga mengklaim layanan cuci darah yang belum lama diluncurkan mendapat respon positif dari masyarakat, dan beroperasi hingga shift sore karena tinggi permintaan.
Pernyataan Adi Darma berbeda dengan penelusuran awak media ini di rumah sakit plat merah itu yang memang saat ini kekurangan pasien.
Sumber terpercaya dari rumah sakit menyampaikan bahwa saat ini RSD Madani Pekanbaru sangat kekurangan pasien.
"Sepi pak, kemarin ada tiga pasien rawat inap, itu pun pasien sunat opname," kata sumber.
Ketika dikonfirmasi terkait jumlah kunjungan pasien yang berobat, Direktur Adi Darma enggan berkomentar.
Komisi III DPRD Pekanbaru, baru-baru ini menyoroti pelayanan belum maksimal, dan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi rumah sakit plat merah itu.
"Masih ditemukan kondisi poli tidak aktif karena dokter tidak standby, tentu ini berpotensi merugikan pasien," kata Tekad.