Kanal

Bodil Speed Bawa Honda Tiger Revo 2007 ke HMC 2026, Usung Konsep Sport Touring

PEKANBARU - Modifikator Jalan Muhajirin Pekanbaru Bodil Speed, ikut ambil bagian dalam Honda Modif Contest (HMC) 2026 yang digelar di Mal SKA Pekanbaru, Sabtu-Minggu, 22-23 Agustus 2026.

Bodil Speed menampilkan Honda Tiger Revo keluaran 2007 milik Heri Cahyono. Motor tersebut tampil dengan konsep sport touring, mengandalkan sejumlah ubahan pada kaki-kaki, sistem pengereman, pencahayaan, dan perlindungan mesin.

Heri Cahyono mengatakan, keikutsertaan Tiger Revo miliknya di HMC 2026 merupakan pengalaman perdana. Unit tersebut sengaja ditampilkan di kelas showcase untuk memperlihatkan hasil modifikasi kepada pengunjung dan pecinta otomotif.

"Ini perdana ikut HMC tahun 2026. Konsepnya sport touring," kata Heri, Sabtu (22/8/2026).

Dalam pengerjaannya, unit tersebut dipercayakan kepada Bodil Speed Fadil, modifikator yang bermarkas di Jalan Muhajirin, Pekanbaru.

Dari sisi kaki-kaki, Tiger Revo ini menggunakan shock depan aftermarket berdiameter 37 mm. Pelek V Rossi berukuran 2,50x17 inci dipasang di bagian depan, sementara bagian belakang menggunakan ukuran 3,50x17 inci.

Kombinasi tersebut dipadukan dengan ban berukuran 110/90-17 di depan dan 120/80-17 di belakang.

Sementara sektor pengereman diperkuat dengan cakram depan aftermarket berdiameter 300 mm. Bagian bawah mesin juga dilengkapi engine guard replika Daytona.

Untuk mempertegas tampilan sekaligus mendukung kebutuhan pencahayaan, motor tersebut menggunakan lampu Bi-LED 3 inci.

Meski tampil di ajang kontes modifikasi, unit milik Heri tidak masuk dalam kategori yang dinilai untuk menentukan pemenang. Tiger Revo tersebut ditempatkan di kelas showcase, yang memang diperuntukkan sebagai ruang display atau pameran karya modifikasi.

"Kalau kelas showcase memang tidak masuk penilaian. Jadi lebih kepada mejeng atau tampil untuk menunjukkan hasil modifikasi," kata Heri.

Kehadiran Bodil Speed melalui Tiger Revo 2007 ini sekaligus menjadi debut mereka di HMC 2026. Konsep sport touring dipilih untuk mempertahankan karakter motor yang tetap memiliki kesan fungsional, namun tampil lebih agresif dan berbeda dari kondisi standarnya.*

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER