PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga 28 Agustus 2026 akibat kondisi kabut asap yang masih mengganggu kualitas udara.
Perpanjangan PJJ berdampak langsung pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama siswa belajar dari rumah, tidak ada pengiriman maupun pembagian MBG ke sekolah.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, melalui edaran yang ditujukan kepada kepala sekolah.
Dalam edaran tersebut, kepala sekolah diminta memaksimalkan pemberian tugas dan latihan kepada siswa selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Selain itu, ditegaskan bahwa selama PJJ berlangsung, layanan MBG tidak dilakukan.
“Selama PJJ tidak ada pengiriman MBG,” kata Jamal, Rabu (26/8/2026).
Kebijakan ini berlaku seiring diperpanjangnya PJJ hingga Jumat, 28 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil ditengah kondisi kabut asap yang dinilai masih berisiko terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Penghentian sementara distribusi MBG selama PJJ menjadi konsekuensi karena siswa tidak mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah. Pemerintah daerah meminta seluruh satuan pendidikan tetap memastikan proses pembelajaran berjalan optimal meski siswa berada di rumah.
Kondisi kabut asap yang berulang di Pekanbaru membuat sektor pendidikan kembali harus menyesuaikan aktivitas. Di sisi lain, penghentian MBG selama PJJ juga menjadi perhatian karena program tersebut tidak berjalan selama siswa tidak berada di sekolah.
Jamal menegaskan sekolah agar memanfaatkan masa PJJ untuk memberikan tugas dan latihan secara maksimal, sehingga kegiatan belajar siswa tetap berlangsung meski tidak melalui pembelajaran tatap muka.