PEKANBARU - Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus memperkuat kapasitas dan meningkatkan daya saing usaha.
Dorongan itu disampaikan Markarius setelah menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Akuntansi, Bisnis dan Manajemen (SENABIMA) yang mengangkat isu UMKM di Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia, Pekanbaru, baru-baru ini.
Menurut Markarius, penguatan UMKM membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Kolaborasi dinilai penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.
Kegiatan SENABIMA UMKM tersebut digelar di Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya. Seminar turut dihadiri Rektor IBT Pelita Indonesia Prof. Dr. Amries Rusli Tanjung, M.M., Ak.
Markarius menegaskan pemerintah daerah perlu terus membuka ruang bagi pengembangan UMKM, termasuk melalui peningkatan pengetahuan, kemampuan manajemen, serta akses terhadap pasar.
“UMKM harus didorong agar semakin kuat, profesional, dan memiliki daya saing. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha menjadi penting,” ujar Markarius.
Penguatan UMKM dinilai strategis karena sektor tersebut menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kebijakan pemerintah dituntut tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memastikan pelaku usaha memiliki kemampuan untuk tumbuh secara berkelanjutan.