Kanal

Polisi Minta Warga yang Diduga Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI Menyerah

Jurnalpekan - Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah meminta belasan warga Suku Anak Dalam (SAD) yang telah teridentifikasi dan diduga terlibat dalam pengeroyokan anggota TNI di kawasan PT Sari Aditya Loka (SAL), Kecamatan Air Hitam, segera menyerahkan diri.

Permintaan itu disampaikan Kapolres saat bertemu warga, para Temenggung, dan keluarga di Kantor Desa Bukit Suban, Sabtu (29/8/2026).

Polisi memberikan waktu 1×24 jam bagi warga yang diduga terlibat untuk bersikap kooperatif dan menyerahkan diri secara sukarela.

Kapolres menegaskan, setiap dugaan tindak pidana akan diproses sesuai hukum. Jika imbauan tersebut tidak dipenuhi, kepolisian akan mengambil langkah penegakan hukum sesuai prosedur.

“Sejauh ini, sudah 5 orang pelaku yang kooperatif. Saat ini sedang dibawa ke Polres Sarolangun,” kata AKBP Wendi dilansir dari jambiindependent.disway.id, Minggu (30/8/2026).

Polisi juga menggandeng keluarga, orang tua, dan para pemangku adat untuk membujuk warga yang diduga terlibat agar menyerahkan diri secara damai.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah situasi semakin memanas. Aparat gabungan masih melakukan pemantauan dan pengamanan di wilayah Air Hitam, termasuk kawasan sekitar PT SAL.

Kepolisian meminta seluruh pihak menahan diri, tidak melakukan aksi balasan, dan menyerahkan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.

Kasus ini kini masuk proses hukum. Polisi memastikan penanganan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam penyelidikan.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER