PEKANBARU - Kualitas udara Kota Pekanbaru masih berada pada level mengkhawatirkan. Laporan IQAir pada Rabu (2/9/2026) pukul 07.00 WIB mencatat indeks kualitas udara (AQI?) mencapai 152, masuk kategori tidak sehat.
Polutan utama yang mendominasi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 57,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Partikel halus ini dapat masuk jauh ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan.
Data BMKG pada pukul 06.00 WIB juga menunjukkan konsentrasi PM2.5 masih tinggi, yakni 53,5 µg/m³, meski berada dalam kategori sedang.
Kondisi tersebut menjadi peringatan bagi warga Pekanbaru. Udara yang tercemar PM2.5 dapat memperburuk kualitas pernapasan dan meningkatkan paparan polutan apabila aktivitas di luar ruangan dilakukan terlalu lama.
Ditengah kabut asap yang masih menghantui Riau, kualitas udara Pekanbaru belum sepenuhnya aman.
Masyarakat perlu membatasi aktivitas di luar ruangan ketika paparan polusi meningkat dan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel halus.