Pekanbaru Masih Gelap, Kualitas Udara Tidak Sehat
PEKANBARU - Langit Pekanbaru masih terlihat gelap hingga Selasa (1/9/2026) siang. Ditengah kondisi itu, kualitas udara di ibukota Riau masih berada pada kategori tidak sehat.
Data BMKG pukul 11.00 WIB mencatat konsentrasi partikulat PM2.5 mencapai 62,6 µg/m³ dengan kategori Tidak Sehat.
Pantauan IQAir pada pukul 12.00 WIB juga menunjukkan kondisi serupa. Indeks kualitas udara (AQI?) Pekanbaru berada di angka 158, masuk kategori Tidak Sehat, dengan PM2.5 sebagai polutan utama sebesar 66 µg/m³.
Kondisi ini menjadi perhatian karena aktivitas sekolah tatap muka tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP telah kembali normal sejak Senin (31/8). Sebelumnya, sekolah sempat menerapkan pembelajaran jarak jauh akibat kabut asap.
Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru mengambil keputusan membuka kembali sekolah setelah menilai kualitas udara mulai membaik, terutama setelah hujan mengguyur sejumlah wilayah Riau dalam beberapa hari terakhir.
Namun, data terbaru BMKG dan IQAir menunjukkan kualitas udara Pekanbaru belum sepenuhnya pulih.
Berita Lainnya +INDEKS
Agung Nugroho Cek Pelayanan Kelurahan dan Kesiapan Kopdes Merah Putih
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung mengecek pelayanan administrasi di ti.
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 57,6 Mikrogram Meter Kubik
PEKANBARU - Kualitas udara Kota Pekanbaru masih berada pada level mengkhawatirkan. Laporan IQAir .
Pemko Pekanbaru dan Baznas Bangun Rumah Korban Kebakaran di Jalan Dirgantara
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pekanbar.
BPK Periksa Kinerja PDAM Tirta Siak Pekanbaru
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan jajar.
Pemko Pekanbaru Percepat Perbaikan Jalan dan Drainase Pasar Teratai
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru mempercepat pembenahan infrastruktur di kawasan Pasar Terat.
Harga BBM Non-Subsidi Naik, Pertamax Turbo di Riau Tembus Rp20.450 per Liter
PEKANBARU - Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Riau naik mulai 1 September 20.







.jpg)
