PEKANBARU - Telkomsel menyatakan telah menerapkan sejumlah mekanisme untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data pelanggan. Namun, ketika ditanya mengenai jalur yang memungkinkan pelaku kejahatan memperoleh nomor pelanggan dalam jumlah besar, perusahaan tidak memberikan penjelasan spesifik.
Manager Corporate Communications Sumatera Telkomsel Hanny Hairany mengatakan perlindungan data pelanggan dilakukan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Menurut dia, dalam proses registrasi pelanggan, Telkomsel telah menerapkan verifikasi biometrik sesuai kebijakan pemerintah. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat validitas identitas pelanggan.
"Telkomsel berkomitmen menjaga keamanan dan kerahasiaan data pelanggan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku," kata Hanny, Jumat (11/9/2026).
Namun, terkait sumber data maupun modus yang digunakan pelaku kejahatan digital, Telkomsel memilih tidak berspekulasi.
Hanny menyebut penelusuran mengenai bagaimana pelaku memperoleh data atau nomor pelanggan membutuhkan investigasi dan verifikasi dari pihak yang berwenang.
"Telkomsel tidak berspekulasi mengenai sumber atau metode yang digunakan dalam setiap kasus yang terjadi," ujarnya.