Kanal

Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Belum Diterapkan

PEKANBARU - Kualitas udara Kota Pekanbaru kembali memburuk, Selasa (15/9/2026) siang. Pantauan IQAir pada pukul 12.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara (AQI) mencapai 206, masuk kategori sangat tidak sehat.

Konsentrasi polutan utama PM2.5 tercatat 130,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Sementara itu, data BMKG pukul 11.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 Pekanbaru lebih tinggi, yakni 147,5 µg/m³. Angka tersebut berada dalam kategori tidak sehat.

Meski kualitas udara memburuk, Pemerintah Kota Pekanbaru belum menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal menyebut, penerapan PJJ masih menunggu indeks standar pencemar udara (ISPU) mencapai 201. Adapun ISPU Pekanbaru hari ini berada di angka 178.

Persoalannya, kondisi di lapangan menunjukkan udara terasa semakin sesak dan asap terlihat lebih tebal dibandingkan saat PJJ diterapkan pada periode sebelumnya.

Kondisi ini menempatkan keselamatan siswa di tengah perdebatan soal ambang batas angka. Di satu sisi, pemerintah berpegang pada angka ISPU sebagai dasar kebijakan. Di sisi lain, pantauan kualitas udara menunjukkan konsentrasi PM2.5 masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER