PEKANBARU - Udara Pekanbaru berada di level sangat tidak sehat. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) yang dipantau BMKG pada Rabu (7/10/2026) pukul 05.00 WIB mencapai 231,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan masuk kategori sangat tidak sehat.
Angka tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara Pekanbaru pada pagi hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena PM2.5 merupakan partikulat berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Pada pemantauan berbeda, IQAir pada pukul 06.00 WIB juga menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori sangat tidak sehat, dengan AQI 254. Konsentrasi PM2.5 yang tercatat mencapai 179,3 µg/m³.
Data tersebut menunjukkan kualitas udara Pekanbaru masih berada pada level yang mengkhawatirkan, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan.
Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar rumah.