Kanal

Kualitas Udara Pekanbaru Belum Pulih, PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru masih menjadi ancaman bagi kesehatan. Data Minggu (11/10/2026) pagi menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 38 mikrogram per meter kubik (µg/m³) berdasarkan pemantauan BMKG pukul 08.00 WIB.

BMKG mengategorikan kualitas udara tersebut pada level sedang. Namun, data IQAir satu jam kemudian menunjukkan kondisi berbeda. Pada pukul 09.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru mencapai 121 atau masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 43,5 µg/m³.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan hasil pemantauan dari dua sumber pada waktu yang berbeda. Meski kategorinya tidak sama, paparan partikulat halus tetap perlu diwaspadai, terutama oleh anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan dan jantung.

PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai paru-paru. Paparan polutan ini berpotensi memicu batuk, iritasi, sesak napas, serta memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada.

Masyarakat diimbau membatasi aktivitas fisik berat diluar ruangan, terutama bagi kelompok rentan. Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus juga dapat membantu mengurangi paparan saat berada diluar rumah.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER