Kanal

AHM Perkuat Kompetensi Gen Z, 1.215 Pelajar Ikuti Kompetisi Inovasi Nasional

PEKANBARU - Sebanyak 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia mengikuti Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026 untuk mengembangkan gagasan inovatif sekaligus mengasah kompetensi menghadapi tantangan masa depan. Program ini menjadi salah satu upaya PT Astra Honda Motor (AHM) mendorong generasi muda menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.

Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”, kompetisi tersebut menyeleksi 27 finalis terbaik ke tingkat nasional. Mereka mempresentasikan karya yang berkaitan dengan berbagai persoalan, mulai dari lingkungan dan pertanian hingga pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

General Manager Corporate Communication AHM Rina Listiani mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan pola pikir kritis.

“Kami berharap karya yang dihasilkan tidak berhenti dalam kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Rina.

Pembinaan peserta dilakukan melalui bootcamp pada 22–24 September 2026 dengan materi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Peserta dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab serta peluang penerapannya untuk meningkatkan produktivitas dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Pada puncak kegiatan, 21 Oktober 2026, AHM juga menghadirkan webinar inspiratif. Direktur HR, GA, IT & SI AHM, Rita Prajitno, berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, pengembangan potensi diri, dan kesiapan menghadapi tantangan. Sementara itu, dosen Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Imam Santoso, membahas pentingnya pembelajaran berkelanjutan serta pengujian gagasan untuk menghasilkan inovasi yang relevan.

Hasil kompetisi menunjukkan beragam potensi pelajar. Yazid Alfata dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh, meraih Gold melalui LeraWash, biodeterjen berbahan alami. Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan memperoleh Silver lewat sistem pengendalian hama berbasis AI dan IoT. Adapun Muhammad Hatan Fahlady dari SMAN 3 Yogyakarta meraih Bronze melalui inovasi pemanfaatan limbah ban dan tekstil.

AHM memberikan beasiswa pendidikan Rp5 juta dan notebook kepada pemenang Gold, Rp3 juta dan notebook untuk pemenang Silver, serta Rp2 juta dan notebook bagi pemenang Bronze. Sebanyak 24 finalis lainnya masing-masing memperoleh beasiswa Rp1 juta dan sertifikat penghargaan.

Selain kompetisi utama, 27 finalis juga mengikuti Social Media Challenge melalui Instagram dan TikTok untuk menyebarluaskan gagasan mengenai kepedulian sosial dan pembangunan berkelanjutan. Tiga konten terbaik mendapat apresiasi berupa beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp3 juta.

Melalui kompetisi, pelatihan, dan publikasi karya, AHM mendorong pelajar tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga mengembangkan kemampuan untuk menerapkannya. Perusahaan berharap gagasan yang tumbuh dari lingkungan sekolah dapat berlanjut menjadi inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER