Kanal

MTQ Kecamatan di Pekanbaru Jadi Momentum Perkuat Syiar Alquran

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Alquran. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Alquran sekaligus membangun kehidupan religius di tengah masyarakat.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, MTQ menjadi salah satu sarana penting untuk membumikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pelaksanaannya perlu dimaknai lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi.

Rangkaian MTQ tingkat kecamatan di Kota Pekanbaru resmi dimulai pada Jumat (30/10/2026) malam. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jalan Tamtama, dan berlangsung hingga Sabtu (31/10/2026).

Agung menilai kegiatan MTQ memiliki peran strategis dalam mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan Alquran. Terlebih, pembinaan kemampuan membaca dan memahami kitab suci perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, MTQ juga menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi qari dan qariah di tingkat kecamatan. Peserta yang memiliki kemampuan terbaik diharapkan dapat terus dibina agar mampu bersaing pada jenjang perlombaan yang lebih tinggi.

Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kegiatan keagamaan seperti ini tidak berhenti setelah rangkaian perlombaan selesai. Semangat membaca, mempelajari, dan mengamalkan Alquran harus terus tumbuh di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ juga mempertemukan masyarakat dalam kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan. Masjid sebagai pusat pelaksanaan diharapkan semakin berperan dalam membangun kehidupan keagamaan.

Pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan tilawah Alquran di Kota Pekanbaru. Pembinaan yang konsisten dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi membaca dan mempelajari Alquran.

Agung berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan, keberhasilan MTQ tidak semata diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran.(nov)

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER