PEKANBARU - Kawasan kumuh Letton 1, Pekanbaru, segera berubah menjadi ruang publik yang lebih tertata. Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan Taman Lestari Letton 1 sebagai ruang terbuka hijau yang dilengkapi fasilitas olahraga dan rekreasi masyarakat.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, taman tersebut dibangun di kawasan yang sebelumnya dipenuhi bangunan liar. Warga yang bermukim di lokasi itu telah direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
“Kalau masih ingat, dulu di sini banyak bangunan liar. Warga yang tinggal di sini sudah kami tempatkan di Rusunawa. Alhamdulillah, hasilnya mulai terlihat,” kata Agung.
Taman Lestari Letton 1 kini dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari taman terbuka, lapangan basket, skate park hingga jogging track. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas di lingkungan yang lebih nyaman.
Agung menyebut, pembangunan taman menjadi bagian dari upaya menata wajah kota sekaligus mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan, penataan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat dan berbagai pihak diperlukan agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan hasilnya dapat dirasakan bersama.
“Menata dan memperindah kota itu tidak bisa sendirian. Setiap orang punya kesempatan berpartisipasi membangun kota kita,” ujarnya.
Agung juga menekankan bahwa pembangunan Taman Lestari Letton 1 dilakukan tanpa membebankan biaya kepada APBD. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk menghadirkan fasilitas publik sekaligus menjaga efisiensi anggaran daerah.
Ia mengajak masyarakat berkontribusi dalam pembangunan kota, termasuk melalui langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan. Taman Lestari Letton 1 dijadwalkan segera dibuka untuk publik dan diharapkan menjadi ruang bersama yang dapat dimanfaatkan serta dirawat oleh warga Pekanbaru.(nov)