PEKANBARU - Setelah 15 tahun menanti, warga Jalan Kebun atau Jalan Sepakat, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, akhirnya bisa menikmati pembangunan jalan yang selama ini mereka dambakan.
Pengaspalan jalan tersebut menjadi jawaban atas keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus melewati jalan tanah. Saat hujan, jalan berubah becek dan sulit dilalui. Ketika cuaca panas, debu mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Sudah 15 tahun kita di Jalan Kebun ini. Bahkan, kami sudah sering mengajukan pengaspalan, tetapi tidak ada realisasi. Tahun ini benar-benar diaspal,” kata Evi, warga setempat, Senin (2/11/2026).
Warga lainnya, Susnita, juga menyambut baik pembangunan tersebut. Ia mengatakan, selama ini jalan hanya mendapat pengerasan tanpa pengaspalan. “Baru zaman Pak Agung ini diperbaiki. Terima kasih kepada Pak Agung dan semua pihak yang telah memperbaiki jalan yang selama ini kami tunggu-tunggu,” ujarnya.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pembangunan Jalan Sepakat merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Usulan perbaikan jalan tersebut telah disampaikan sejak 2013, tetapi baru bisa direalisasikan melalui dukungan pemerintah pusat.
“Kalau hujan, warga susah keluar karena jalan masih tanah dan becek. Kalau panas, berdebu,” kata Agung.
Agung menjelaskan, Pemko Pekanbaru tidak bisa hanya mengandalkan APBD untuk membenahi seluruh infrastruktur. Karena itu, pemerintah kota berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, termasuk melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
“Kami tentu tidak bisa membangun hanya dengan APBD. Harus melihat peluang. Alhamdulillah, ada peluang melalui program IJD dari Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Pembangunan Jalan Sepakat dibiayai APBN melalui program IJD dan berada dalam pengawasan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau. Proyek ini mencakup pengaspalan sepanjang 900 meter dengan lebar jalan beserta bahu jalan sekitar tujuh meter, dengan anggaran Rp11,6 miliar.
Agung menyebut pengerjaan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Ia berharap pembangunan tersebut dapat meningkatkan kelancaran mobilitas dan kenyamanan warga, sekaligus menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pusat.(nov)