Jeritan Tenaga Alih Daya atau dikenal NIB (Nomor Induk Berusaha) bermunculan di kolom komentar sejumlah akun media sosial resmi Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.
Setiap postingan konten seremonial dari akun Walikota langsung disambut komentar dari tenaga alih daya yang menuntut hak sampai hari ini, Kamis 19 Februari 2026, masih belum dikeluarkan oleh Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota Agung.
"Assalamualikum pak wali gaji kami nib belum cair pak dah nangis darah kami pak kami bekerja setiap hari tapi tidak digaji," tulis akun yovi_shabrna membuka komentar dipostingan salah satu konten Walikota Agung.
"Selmat MLM PK @h_agungnugroho kpn kami paruh wktu trma gaji bln 2 PK ....? Tolg iya pak cair kan gaji kami paruh wktu bln 2 PK," sambung akun tiger.5687764 10 jam lalu
"Kami parah thl menunggu sampai sa,at ni TPI tidak ada kabar. Pak,,,, mohon d respon pak," tambah akun mas.dobleh_061.
"hahhaha.THL makan sahur pake mie campur aja pak..karna gaji tak kunjung cair," sahut akun gentabuana819.
Sahut menyahut terkait gaji tenaga alih daya yang tak kunjung dibayar oleh Pemerintah Pekanbaru terus mengalir disetiap postingan Walikota Agung yang mereka anggap penyelamat.
Tenaga Alih Daya yang bekerja dilingkungan Pemerintah kota Pekanbaru, belum menerima gaji Januari 2026.
Tak sedikit yang berharap sebelum menyambut Ramadan hak mereka telah dibayar, namun Pemerintah Pekanbaru masih menahan hak ribuan manusia.
Jika tidak ada penambahan, data terakhir tenaga alih daya di lingkungan Pemko Pekanbaru yang diterima Jurnalpekan berjumlah 3.418.
Beberapa dinas yang mempekerjakan tenaga alih daya seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP Pekanbaru, Disperindag, Dinas Pemadam Kebakaran dan beberapa dinas lain sempat dikonfirmasi awak media ini perihal kendala keterlambatan pembayaran gaji menjawab masih berproses.
Ketika dikonfirmasi Kamis (19/2/2026), nomor telepon seluler, Kepala BPKAD Firmansyah Eka Putra tidak aktif.