PEKANBARU - Aktivitas perdagangan bahan pokok di Pekanbaru terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski permintaan masyarakat mengalami lonjakan, harga minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih terpantau tetap stabil di pasaran, Jumat (20/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp16.000 per liter. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada pada kisaran Rp37.000 per kilogram.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan ketiga komoditas tersebut masih dalam keadaan aman. Kelancaran distribusi dari daerah pemasok menjadi salah satu faktor utama yang menjaga kestabilan harga.
Aktivitas jual beli di pasar tradisional mulai ramai seiring mendekatnya Lebaran. Namun demikian, stabilnya harga bahan pokok tersebut memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dapur.
Seorang pedagang di Pasar Sail, Paim Bangun, menyampaikan bahwa hingga saat ini harga minyak goreng dan bawang masih relatif stabil meskipun permintaan terus meningkat. Ia menilai ketersediaan stok yang mencukupi menjadi faktor utama yang menjaga harga tetap terkendali.
“Untuk minyak goreng dan bawang sampai sekarang masih stabil, belum ada kenaikan walaupun pembeli sudah mulai ramai menjelang Lebaran,” katanya dilansir dari mcr, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan bahwa distribusi dari pemasok masih berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan di pasaran. Kondisi tersebut membuat harga tetap berada pada kisaran normal.
“Stok masih aman dan pengiriman juga lancar, jadi harga bisa tetap seperti sekarang tanpa kenaikan,” tambahnya.
Sementara itu, seorang ibu rumah tangga, Verawati, yang berbelanja di Pasar Sail, menyampaikan bahwa stabilnya harga minyak goreng dan bawang sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia menilai kondisi tersebut memberikan rasa tenang menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Alhamdulillah harga minyak goreng dan bawang masih stabil, jadi kami tidak terlalu khawatir saat belanja kebutuhan dapur untuk Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kedua komoditas tersebut merupakan bahan pokok yang selalu dibutuhkan dalam memasak. Menurutnya, kestabilan harga sangat berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga.
“Kalau harga tetap seperti ini, tentu sangat membantu kami karena kebutuhan dapur tetap terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya lebih,” tambahnya.