Kanal

Kolaborasi Nyata Bupati Kampar dan PT RPM, dari Sunat Massal hingga Gerobak UMKM

Dibalik hiruk pikuk aktivitas industri perminyakan yang menggeliat di bumi Tapung, tersimpan kisah indah tentang kepedulian, kebersamaan, dan semangat membangun masyarakat dari bawah. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PT Riau Petroleum Mahato (RPM), sebuah momen penuh makna tercipta di halaman Puskesmas Tapung pada Kamis, 9 April 2026 — sebuah kolaborasi hangat antara pemerintah daerah dan dunia usaha yang benar-benar terasa manfaatnya hingga ke jantung masyarakat.

Bupati Kampar H Ahmad Yuzar hadir langsung dalam kegiatan Bakti Sosial dan Bantuan UMKM yang diselenggarakan oleh PT Riau Petroleum Mahato. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan cerminan nyata dari komitmen seorang pemimpin daerah yang percaya bahwa kemajuan sejati hanya bisa diraih ketika pemerintah, perusahaan, dan masyarakat berjalan beriringan dalam satu langkah yang sama.

Kegiatan yang sarat nilai sosial dan budaya ini dihadiri oleh jajaran penting dari berbagai unsur. Tampak hadir Komisaris PT Riau Petroleum Mahato Muhammad Firdaus, Direktur PT Petroleum Abu Bakar Siddik, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kampar dr. Imawan, Kepala Puskesmas Tapung, serta unsur Forkopimcam setempat.

Turut hadir pula puluhan peserta sunat massal beserta orang tua mereka, dan para penerima bantuan UMKM yang datang dengan penuh harap dan semangat. Kehadiran semua unsur ini memperkuat pesan bahwa kegiatan ini bukan milik satu pihak, melainkan milik seluruh masyarakat Tapung yang bersatu dalam semangat gotong royong.

Inti dari kegiatan bakti sosial hari ini adalah dua program unggulan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Pertama, sunat massal yang diikuti oleh 60 anak dari berbagai desa di sekitar wilayah Mahato. Bagi banyak keluarga, khususnya mereka yang secara ekonomi masih berjuang, biaya sunat bukanlah hal yang kecil. Kehadiran program ini menjadi berkah tersendiri — anak-anak bisa menjalani prosesi penting dalam kehidupan mereka dengan layak, tanpa harus membebani orang tua dengan pengeluaran tambahan.

Tawa dan sorak sorai anak-anak yang bersemangat, diiringi senyum lega para orang tua, menjadi pemandangan mengharukan yang mempertegas betapa bermakna sebuah kegiatan sosial yang dijalankan dengan tulus.

Kedua, penyerahan 5 unit gerobak bantuan UMKM kepada para pelaku usaha mikro setempat. Bagi para penerima, gerobak ini bukan sekadar alat dagang — ia adalah kendaraan menuju kemandirian ekonomi, simbol kepercayaan bahwa mereka layak mendapat dukungan untuk bangkit dan berkembang. Bantuan UMKM ini juga disertai dukungan modal usaha dan perlengkapan lainnya, sebagai paket lengkap pemberdayaan yang dirancang untuk benar-benar meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam arahannya yang disambut penuh perhatian oleh seluruh hadirin, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT Riau Petroleum Mahato atas kepedulian nyata yang telah ditunjukkan melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung ini. Bagi Bupati, inilah wujud ideal dari hubungan antara dunia usaha dan masyarakat — bukan hubungan yang berjarak, tetapi hubungan yang saling menghidupi dan menguatkan.

“Sinergi antara perusahaan dan masyarakat merupakan kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegas Bupati Ahmad Yuzar di hadapan seluruh peserta yang menyimak dengan penuh antusias.

Lebih dari sekadar apresiasi, Bupati juga membawa kabar baik yang semakin memperkuat semangat masyarakat. Ia mengungkapkan rencana konkret untuk memperluas jangkauan program sosial di wilayah Tapung dan sekitarnya, yakni dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Melalui kolaborasi tiga arah antara pemerintah daerah, perusahaan, dan BAZNAS, Bupati berharap berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti bantuan UMKM, modal usaha bergulir, sunat massal, serta berbagai kegiatan sosial lainnya dapat dijalankan secara lebih masif, terencana, dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan di seluruh penjuru Kabupaten Kampar.

Bupati Ahmad Yuzar juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar. Ia berharap setiap perusahaan yang menjalankan usahanya di atas bumi Kampar tidak hanya mengejar keuntungan bisnis semata, tetapi juga secara aktif dan konsisten berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui program-program bakti sosial yang nyata dan terukur.

“Saya berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Kampar selalu memberikan bakti sosialnya dengan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” pesan Bupati dengan penuh harap.

Di tengah kemeriahan kegiatan sosial ini, Bupati Kampar juga menyampaikan pesan penting terkait kebijakan penghematan energi di Kabupaten Kampar. Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri RI terkait penghematan energi, Pemerintah Kabupaten Kampar telah menerbitkan Surat Edaran resmi yang mengatur pelaksanaan penghematan energi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Penyampaian kebijakan ini di forum yang melibatkan perusahaan swasta seperti PT Riau Petroleum Mahato memiliki makna strategis tersendiri — bahwa semangat pembangunan dan kepedulian sosial harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam. Sebuah pesan bijak bahwa kemajuan sejati tidak boleh mengorbankan masa depan generasi yang akan datang.

Mewakili manajemen perusahaan, Komisaris PT Riau Petroleum Mahato Muhammad Firdaus menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bakti sosial hari ini merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) secara tulus dan konsisten, sekaligus wujud rasa syukur atas perjalanan panjang perusahaan hingga saat ini.

Bagi Muhammad Firdaus, CSR bukanlah sekadar kewajiban yang tertulis dalam regulasi, melainkan sebuah panggilan hati untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan perusahaan. Masyarakat di sekitar wilayah operasional PT RPM bukan hanya tetangga perusahaan — mereka adalah saudara, mitra, dan bagian dari keluarga besar yang harus dijaga dan diperhatikan kesejahteraannya.

“Sunat massal ini diikuti oleh puluhan anak dari berbagai desa di sekitar wilayah Mahato, sekaligus bantuan UMKM diberikan dalam bentuk dukungan modal usaha serta perlengkapan yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Muhammad Firdaus dengan penuh kebanggaan.

Kegiatan Bakti Sosial dan Bantuan UMKM dalam rangka HUT PT Riau Petroleum Mahato ini bukan sekadar acara satu hari yang akan berlalu begitu saja. Ia adalah tonggak penting dari sebuah komitmen kolektif — antara Bupati Kampar yang memimpin dengan hati, perusahaan yang beroperasi dengan tanggung jawab, dan masyarakat Tapung yang terus berjuang membangun kehidupan yang lebih baik.

Kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti yang terjalin hari ini adalah model ideal pembangunan yang inklusif — di mana tidak ada satu pihak pun yang tertinggal, dan setiap langkah maju dirayakan bersama. Semoga semangat ini terus menyala, berkembang, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam membangun Kampar yang lebih sejahtera, bermartabat, dan berdaya.(adv)

Ikuti Terus JurnalPekan

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER